Tips Berbisnis Bersama Pasangan dari Bisnis Cak Trans

Tips Berbisnis Bersama Pasangan dari Bisnis Cak Trans
15 September 2016 08:36 WIB

Surabaya boleh bangga karena memiliki satu transportasi unik yang dibangun oleh putra daerahnya. Sejak tahun 2012, Cak Trans yang lebih dikenal dengan Taksi Roda Dua sudah beroperasi melayani warga Surabaya. Namun siapa yang menyangka dibalik bisnis ini ada sepasang suami istri yang berjuang mengelola usaha yang memiliki puluhan armada ini. Berawal dari “The Power Of Kepepet” atau terdesak , Yosephus Widyawan akhirnya mengajak Emil, istrinya untuk merintis bisnis transportasi ini.

“Awalnya memang karena saya ditinggalkan oleh partner saya, dan saya harus merubah semuanya dalam waktu semalam”, Ungkap Yosep mengawali pembicaraan saat menjadi Narasumber di Womanblitz On the Air kamis lalu (8 /9). Saya akhirnya mengajak istri saya yang memiliki background akuntan untuk bergabung dan ikut mengelola bisnis ini.

“Iya, saya memang akan terus mendukung apa yang menjadi Passion suami saya, meskipun yang kami lewati tidak selamanya berjalan mulus. Banyak tantangan yang saya temui dan menguji kami berdua. Profesionalitas selalu membentengi kami dalam mengelola bisnis ini. Kalau dirumah kita sedang ada masalah, kami tidak boleh membawa permasalahan ini ke kantor. Hal-hal inilah yang terkadang berat bagi saya. Apalagi saya juga harus mengurus dua orang anak yang masih kecil. Tenaga dan pikiran harus ekstra untuk tetap semangat menjalankan usaha ini”, cerita emil.

Keduanya memberikan inspirasi pada semua pendengar Sonora saat memberikan tips mengelola bisnis bersama pasangan. Tak ada yang bisa mengelak bahwa bisnis yang dikelola pasangan akan rentan konflik. Namun jika kita tau trik agar tetap tercipta chemistry dan satu tujuan, ada beberapa Tips dari pasangan ini jika anda ingin membangun bisnis bersama pasangan.

1. Memiliki Visi yang Sama

Ketika seseorang memutuskan untuk memiliki kerjasama bisnis dengan orang lain, mereka tentu akan duduk bersama untuk membicarakan visi, misi, serta persiapan perencanaan bisnis yang matang. Hal yang sama juga harus diterapkan bila kita memutuskan untuk membangun bisnis bersama pasangan.

Kita bisa menciptakan suasana yang santai , tetapitetap berkualitas saat membicarakan rencana bisnis bersama pasangan. Bicarakanlah hal-hal mengenai visi, misi, serta esensi bisnis yang akan mulai dibangun bersama.

2. Memiliki Komitmen yang sama

Komitmen sangat penting dan dibutuhkan oleh dua pihak yang berperan sebagai partner bisnis. Komitmen yang jelas adalah sebuah keharusan dari masing-masing pasangan untuk menjalankan suatu bisnis bersama-sama. Pembagian hak dan kewajiban yang jelas akan membuat peran masing-masing pasangan mendapatkan porsi yang sama dalam sebuah bisnis. Sehingga tidak ada masalah dalam hal wewenang.

3. Memiliki peran masing masing

Anda bisa membuat kesepakatan yang jelas tentang aturan pengoperasian bisnis Anda. Melihat kecenderungan karakter wanita dan pria, para wanita, baik itu istri ataupun pacar Anda biasanya memiliki kemampuan lebih dalam hal detail dan ketelitian maupun komunikasi yang lebih fleksibel. Oleh karena itu posisi yang paling tepat adalah dalam hal pengaturan keuangan usaha atau Human Resource.

Sementara sang pria biasanya memiliki networking dan leading yang baik sehingga menempati posisi yang tepat pada bagian pimpinan dan pemasaran. Peran dalam suatu bisnis juga harus didasari oleh passion dan bakat masing-masing individu. Sehingga setiap pihak yang terlibat dalam perusahaan merasa enjoy dan bertanggung jawab terhadap tugasnya masing-masing.

4. Bersikap Terbuka dan Menghargai Peran  masing masing

Agak tidak umum , bila seorang pebisnis menanyakan kepada tim keuangan berapa banyak hutang yang dimiliki suatu usaha. Hal ini bisa diminimalkan jika tim keuangan adalah pasangan Anda sendiri. Kita dapat dengan leluasa bertanya pada pasangan mengenai hutang piutang bisnis. Dengan mengetahui situasi terkini dari bisnis yang dibangun, Anda dapat berunding dengan pasangan untuk menemukan solusi dan langkah yang harus ditempuh perusahaan.

5. Saling Menghargai

Sikap respect dan saling menghargai bukan hanya penting dalam kehidupan sebagai pasangan kekasih atau pasangan suami istri. Sikap ini juga harus ada dalam membangun sebuah bisnis. Sikap ini otomatis akan mendukung kelancaran dan kesuksesan bisnis yang anda bangun.

Sikap profesionalitas sangat penting dalam memberikan semangat pasangan untuk senantiasa menjunjung tinggi kualitas bisnis yang sedang dijalankan bersama-sama.

6. Selalu Belajar Dari Pasangan Lain

Tak ada yang melarang untuk belajar dari pendahulu atau sosok yang sukses dalam berbisnis, terlebih pasangan lain. Anda bisa mengambil resep dalam menjaga kualitas bisnis dan hubungan profesionalitas dengan pasangan. Belajar dari contoh konkrit merupakan salah satu hal terbaik untuk senantiasa memperbaiki diri sendiri serta memajukan bisnis yang sedang dijalankan bersama pasangan.

“Jujur ! itu yang selalu saya lakukan supaya kami senantiasa berada pada track yang benar. Istri bagi saya adalah pelengkap dan tak pernah tergantikan. Baik sebagai partner hidup, ibu dari anak anak , maupun sosok perempuan professional yang senantiasa saya butuhkan”, pungkas Yosep.

 

Well, menginspirasi ya womanblitz, simak terus womanblitz on the air setiap kamis pukul 9 pagi smapai 10 pagi. Hanya di 98.0 FM, Sonora Surabaya.







Gabung Milis

Daftarkan diri Anda dan dapatkan update terbaru dari WomanBlitz