Endang Lestari Beri Pesan Untuk Para Seniman Perempuan Lewat Karya Seni Keramik

Endang Lestari Beri Pesan Untuk Para Seniman Perempuan Lewat Karya Seni Keramik
29 Agustus 2025 09:52 WIB

Program Wicara Seniman ARTSUBS yang digelar Rabu (27/8/2025) di Selasar Balai Budaya, Balai Pemuda Surabaya, menghadirkan diskusi hangat soal material tanah dalam seni rupa kontemporer Indonesia. Diskusi ini dipandu Nirwan Dewanto dengan dua narasumber: Endang Lestari dan Hermawan Dasmanto.

Endang Lestari Beri Pesan Untuk Para Seniman Perempuan Lewat Karya Seni Keramik

Foto Endang Lestari Mempresentasikan Perjalanan Bersama Tanah Liat

Dalam Wicara Seniman bersama Endang Lestari, perupa keramik asal Banda Aceh yang kini menetap di Yogyakarta berbagi perjalanan panjangnya berkarya dengan tanah Bayat, daerah yang kaya tradisi gerabah. Baginya, tanah bukan hanya bahan teknis, melainkan sahabat yang merekam budaya, sejarah, hingga pengalaman personal. “Tanah liat menyimpan banyak cerita tentang kehadiran, kelahiran, dan keabadian. Mengolahnya adalah perjalanan penuh tantangan, tapi juga penuh makna.” ujar Endang.

Dalam wawancara bersama Womanblitz, Endang menambahkan, “Material tanah liat bisa diterima di generasi sekarang melalui banyak pendekatan, seperti workshop pembuatan keramik yang memperkenalkan teknik dasar. Keberadaan seniman perempuan yang berkarya dengan tanah liat juga makin berkembang pesat, menjadikan medium ini sebagai sarana ekspresi sekaligus berdampak besar bagi psikologis diri.” imbuhnya. Dan tak lupa Endang memberi pesan untuk para seniman perempuan keramik "Karya seni keramik ini memberikan dampak yang sangat signifikan baik secara psikologis buat diri anda sendiri juga buat masyarakat yang menikmati karya anda. Jadi, buat para seniman perempuan khususnya seniman keramik tetap terus semangat mengeksplor media tanah liat ini."pesannya.

Endang Lestari Beri Pesan Untuk Para Seniman Perempuan Lewat Karya Seni Keramik

Foto (Kiri) Hermawan Dasmanto Menerangkan Kedekatan Antara Arsitektur dan Seni Rupa, Foto (Kanan) Nirwan Dewanto Sebagai Moderator

Sementara itu, Hermawan Dasmanto seorang arsitek sekaligus pendiri ARA Studio di Surabaya dan Bali. dalam pembahasannya ia mengangkat soal kedekatan antara arsitektur dan seni rupa. Menurutnya, dua bidang ini nggak bisa dipisahkan begitu saja. Praktik arsitektur bisa masuk ke ranah seni, begitu juga sebaliknya, sehingga melahirkan cara pandang baru yang segar dan lintas disiplin.

“Arsitektur dan seni sebenarnya saling melengkapi. Kalau dipadukan, keduanya bisa membuka perspektif baru tentang ruang dan juga kehidupan,” ujar Hermawan, yang dikenal lewat karya-karya arsitektur pemenang sayembara nasional.

Obrolan di ARTSUBS sore itu memperlihatkan bagaimana tanah, ruang, dan seni bisa saling bertemu dalam satu wadah. Dari kisah Endang yang setia mengolah tanah liat hingga pandangan Hermawan tentang dialog arsitektur dan seni.







Gabung Milis

Daftarkan diri Anda dan dapatkan update terbaru dari WomanBlitz