Beberapa kebiasaan kecil memengaruhi cara orang menilai dirimu. Perilaku sehari-hari mengirim sinyal yang menentukan apakah orang menghargai atau meremehkanmu. Simak kebiasaan yang sebaiknya dihindari agar orang lain melihatmu lebih tegas dan percaya diri.
1. Terlalu sering meminta maaf
Mengucapkan “maaf” untuk hal-hal yang bukan kesalahanmu membuat orang menangkap ketidakpercayaan diri. Jika terus dilakukan, orang lain akan menilai keputusan atau tindakanmu kurang tepat dan mudah diabaikan.
2. Meremehkan pencapaian sendiri
Mengecilkan hasil kerja keras membuat orang lain menganggap pencapaianmu biasa-biasa saja. Menunjukkan rasa bangga secara wajar justru memberi kesan profesional dan percaya diri.
3. Selalu mengalah demi orang lain
Mengalah tanpa batas memberi sinyal bahwa pendapat dan kebutuhanmu kurang penting. Orang lain bisa terbiasa menempatkanmu di posisi “mudah diatur” dan jarang mempertimbangkan keinginanmu.
4. Menjelaskan sesuatu terlalu panjang
Penjelasan yang bertele-tele menimbulkan kesan ragu, bukan menunjukkan kemampuan. Bicara singkat, jelas, dan tepat sasaran membuat pesanmu terdengar lebih kuat dan meyakinkan.
5. Bersikap selalu “iya” pada permintaan orang lain
Menyetujui semua permintaan tanpa pertimbangan membuat orang lain terbiasa memanfaatkanmu. Menolak dengan sopan justru menunjukkan batasan diri dan membuat orang menghargai waktu serta energi yang kamu miliki.
6. Menjadikan diri sendiri bahan candaan
Membuat diri sendiri bahan lelucon memberi kesan bahwa orang lain boleh memperlakukanmu sama. Humor tetap bisa digunakan, tapi jangan sampai merendahkan dirimu sendiri.
7. Pasif saat diperlakukan tidak adil
Diam tanpa komunikasi tegas membuat orang lain menganggap persetujuan atau kelemahan. Menyampaikan ketidaksetujuan dengan jelas menunjukkan integritas dan membuat orang lain menilai dirimu serius.
Perilaku sehari-hari sangat memengaruhi cara orang menilai dirimu. Pilih kebiasaan yang menegaskan kepercayaan diri, dengan begitu orang lain akan menghormati dan menghargai dirimu.